Kesehatan

P3K dan Obat-obatan Saat Traveling yang Wajib Dibawa!

Liburan akhir tahun ini ke mana moms? Apakah akan pergi berlibur bersama keluarga, mudik ke kampung halaman, atau tetap di rumah saja.

Nah, apabila moms sudah merencanakan akan pergi berlibur akhir tahun di tengah pandemi. Pastikan selalu mentaati protokol kesehatan ya moms, termasuk untuk anak-anak.

Selain mempersiapkan alat transportasi atau membeli tiket, memesan penginapan, serta menyiapkan semua perbekalan seperti baju dan camilan. Jangan lupa juga untuk melengkapinya dengan membawa masker yang cukup, dan hand sanitizer.

Tak cukup sampai di situ moms, pastikan juga moms sudah mempersiapkan kotak P3K serta obat-obatan saat traveling yang wajib dibawa, termasuk obat khusus dari dokter, jika moms, atau anggota keluar memiliki riwayat penyakit tertentu.

Yang Harus Ada Pada Kotak P3K Saat Liburan

Moms, apakah moms sudah tahu, apa saja yang harus ada dalam kotak P3K yang dibawa saat traveling? Secara garis besar, sama saja seperti kotak pertolongan pertama pada kecelakaan yang tersedia di rumah. Namun, jika ingin lebih pasti, berikut ini rangkumannya!

Dikarenakan sedang musim pandemi, seperti yang telah saya bahas pada bagian pembukaan. Hal pertama yang harus ada dalam kotak P3K-nya adalah masker kesehatan untuk keadaan darurat. Siapa tahu kan moms, tiba-tiba terserang flu atau pilek di perjalanan.

Kedua, moms pun harus menyediakan hand sanitizer yang cukup. Ditambah lagi masukkan tisu basah, obat merah, pleseter luka, kapas atau kasa dalam jumlah yang cukup, pembersih luka atau anti septik. Cukup? Tentu saja belum!

Moms pun harus menempatkan lotion anti nyamuk, minyak kayu putih ataupun minyak telon, balsem pereda nyeri, sunscreen atau sunblock ataupun soothing gel, dan lotion anti nyamuk.

Daftar Obat yang Harus Dibawa Saat Berlibur

Sementara itu, untuk daftar obat-obatan yang umumnya harus dibawa ketika berlibur, adalah obat-obatan seperti obat penurun panas atau demam, misalnya paracetamol atau ibuprofen. Kemudian juga obat diare, obat mabuk perjalanan, obat tetes mata.

Berikutnya, siapkan juga obat maag, obat masuk angin, pilek , serta flu. Jangan lupakan juga obat alergi untuk berjaga-jaga kita atau anggota keluarga terkena alergi cuaca, alergi makanan, dan lainnya.

Kemudian, siapkan juga vitamin atau suplemen yang diresepkan oleh dokter. Seperti yang sudah disebutkan di atas. kita pun harus membawa obat yang sudah diresepkan oleh dokter. Misalnya kalau asma, wajib membawa inhaler. Penderita diabetes wajib bawa insulin.

Menyiapkan obat-obatan saat traveling gunanya untuk lebih tenang dalam mengantisipasi gangguan kesehatan selama perjalanan.

Tips mengemas obat-obatan untuk berlibur

Supaya tidak perlu repot untuk membawa obat-obatan tersebut, atau khawatir tercecer. Masukanlah ke kotak P3K, dan tutup dengan rapat. Namun, jangan lupa untuk memberikan label. Gunanya agar obat tak tertukar tidak lupa saat dibutuhkan mana yang obat pereda nyeri dan mana yang obat maag misalnya.

Untuk obat resep dokter, sebaiknya bawa beserta kemasan aslinya yang diberikan dari apoteker. Kalau bisa, bawa serta salinan resep dari dokter. Anda bisa minta salinan ini sebelum berangkat liburan.

Obat-obatan, terutama yang resep dokter, sebaiknya disimpan di tas yang Anda bawa sehari-hari. Sedangkan kotak P3K boleh Anda masukkan ke tas baju atau koper.

Kenapa harus membawa kotak obat dan P3K saat liburan?

Anda tidak perlu membawa terlalu banyak suplai P3K dan obat-obatan di atas selama liburan. Bawa saja secukupnya. Misalnya dua tablet untuk masing-masing jenis obat. Akan tetapi, sesuaikan juga dengan durasi dan tempat tujuan Anda berlibur.

Bila dokter sudah meresepkan Anda obat-obatan tertentu seperti antibiotik, obat diabetes, obat hipertensi, Anda tentu harus membawa semuanya karena obat harus diminum teratur sampai habis. Sedangkan kalau Anda punya kondisi khusus seperti epilepsi dan penyakit jantung, konsultasikan dulu dengan dokter Anda berapa banyak obat yang perlu dibawa dan apakah dosisnya perlu disesuaikan lagi.

Bila Anda mau bepergian ke luar negeri, cek dulu ke kedutaan besar apakah Anda boleh membawa obat-obatan yang Anda pakai. Pasalnya, beberapa negara melarang Anda untuk membawa obat-obatan tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *